DIGITAL MUSIC



Pengertian Musik Digital
Musik Digital pada dasarnya adalah berupa harmonisasi bunyi yang dibuat melalui perekaman dari alat-alat musik analog (konvensional) atau alat-alat musik digital (yang dibuat dengan bantuan komputer) yang disimpan dan diproses dengan media berbasis teknologi komputer. Secara logis, Musik Digital dapat diartikan sebagai reproduksi suara dari sinyal digital yang telah diubah menjadi sinyal analog, perekaman suara digital dengan cara mengubah kode biner hasil dari perubahan sinyal suara analog dengan bantuan frekuensi sampling. Musik digital bisa juga berasal dari suara sintetis, contoh peralatan sumber suara sintetis MIDI merupakan sumber suara digital berbagai instrumen musik yang bisa dimainkan oleh pemusik. Bentuk penyimpanan sinyal digital dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas.

Sejarah Musik Digital
·       Piringan Hitam
Piringan hitam merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi dari sebuah disc. Ide ini berasal dari Charles Cros dari Perancis pada tahum 1887. Awalnya piringan hitam di putar oleh Phonograph yang di temukan oleh Thomas A. Edison.
·       Cassette
Compact audio cassette atau yang dikenal dengan kaset diperkenalkan oleh Philips sebagai media penyimpanan audio di Eropa pada tahun 1963. Pada tahun 1965, kaset mulai di produksi asal. Tahun 1980an muncul Walkman dari Sony sebagai media pemutar kaset portable. Pita kaset dapat merekam lagu dengan durasi hingga 1 jam di setiap sisinya. Kualitasnya cukup baik namun kerap kali terjadi penurunan kualitas suara yang dihasilkan ketika pita kaset mengalami gangguan, kotor atau rusak
·       CD
CD diproduksi secara asal pada tahun 1982, tujuan CD dibuat adalah untuk memperkecil media penyimpanan musik dengan memperbaiki kualitas suara yang dihasilkan. Pada tahun 1984, Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portabel.
Kelebihan dan Kekurangan Musik Digital.
            Kelebihan
·   Format yang beragam dapat disesuaikan dengan teknologi yang digunakan.
·   Kualitas copy yang serupa dengan master memudahkan penggandaan dari pihak perusahaan rekaman tanpa menurunkan mutu.
· Proses penjualan dengan pendekatan single atau satu lagu terbukti jauh lebih efektif dan efisien ketimbang medium konvensional seperti kaset atau CD.
Kekurangan
· Kemudahan perekaman dan penggandaan rekaman memacu terjadinya pembajakan yang tentu saja akan merugikan.
· Penyebaran Musik Digital di Internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga mempengaruhi pemasukan untuk label.

Proses Pembuatan Musik Digital
MIDI (Musical Instrumen Digital Interface) merupakan proses produksi musik yang dilakukan dengan memainkan instrumen – instrumen musik, metode digital atau komputer. Seluruh proses pembuatan musik akan di gantikan dengan komputer, mulai dari komposisi hingga instrumen yang digunakan. Untuk dapat membuat musik digital, ada 2 unsur utama yang perlu di kuasai :
1.     Penguasaan software MIDI yang digunakan
2.     Penguasaan teori dasar musik.
Untuk penguasaan software produksi musik digital, ada 3 hal yang harus di mengerti :
1.     Score.
2.     Instrumen musik digital.
3.     Mixing.
Format pada Digital Musik
·       MP3
MP3 merupakan format yang paling populer dalam musik digital dikarenakan kurang filenya yang kecil dengan kualitas yang cukup bagus. Format MP3 dikembangkan dan sudah dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. MP3 mempunyai bitrate 128 kbps, namun penerus format MP3 yaitu MP3 Pro mempunyai kualitas suara yang sama tetapi bitrate setengah dari MP3.
·       WAV
WAV merupakan standar suara di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.
·       AAC
AAC (Advanced Audio Coding) merupakan format bagian dari standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes.
·       MIDI
Format ini sering di gunakan dalam ponsel sebagai ringtone karena ukurannya yang kecil.  Format ini cocok digunakan untuk suara yang di hasilkan oleh peranti elektronik seperti synthesizer, namun biasanya tidak cocok untuk hasil konversi suara dari musik analog.

Contoh Software Pembuat Musik Digital
·       Everyone Pino
Merupakan sebuah software virtual piano dimana user bisa memainkan layaknya piano hanya saja berbentuk virtual di komputer/laptop. User juga bisa memainkan Everyone Piano ini sambil merekam, serta bisa memutarnya kembali. Didalamnya sudah terdapat beberapa music hasil rekaman yang bisa digunakan sebagai demo menggunakan Everyone Piano ini.
·       Audacity
Merupakan aplikasi pemberi efek suara. Aplikasi ini dibangun dengan pustaka WxWidgets sehingga dapat berjalan pada berbagai sistem operasi. Dengan Audacity, user bisa mengoreksi berkas suara tertentu, atau sekadar menambahkan berbagai efek yang disediakan. Selain itu,user juga dapat berkreasi dengan suara yang dimiliki sendiri.
Kelebihan dari aplikasi ini adalah fitur dan kestabilan. Pustaka yang digunakan juga tidak terlalu banyak dan waktu tunggunya juga tidak terlalu lama.

Kekurangan dari aplikasi ini adalah antarmuka penggunanya (user interface) yang sedikit kaku apabila dibandingkan dengan aplikasi sejenis di sistem operasi lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CLOUD COMPUTING

PERBANDINGAN GAME ENGINE

AFTER NEW MEDIA